MAHASISWA SEBAGAI AGENT OF OIL

DALAM POLITIK PRAKTIS

Oleh : Dedi hendriana


Menjelang pilkada suhu aktivisme perpolitikan semakin tinggi. Mesin politik yang sudah berkarat,  kini mulai di poles kembali demi kepentingan partai. Mesin politik efektif digerakan di lingkungan kemahasiswaan.

Perubahan paradigma mahasiswa sebagai Agent Of Social Change, Agent Of Social Control berubah menjadi Agent Of Oil “Tukang Minyak” sebagai penyalur bahan bakar mesin politik partai dalam mencapai target yang diinginkannya.

Mahasiswa dengan karakter ilmiah intelektual independensinya yang terhegemoni politik praktis akan berdampak hilangnya kewibawaan mahasiswa yang dikikis habis oleh sistem doktrinasi parpol.

Sebagai individu mahasiswa boleh – boleh saja terjun dalam dunia politik praktis krena memiliki hak berpolitik akan tetapi tidak menggunakan atas nama mahasiswa, symbol kemahasiswaan terlebih-lebih organisasi kemahasiswaan.

Tempatnya mahasiswa idealnya sebagai oposisi permanen pemerintah kritisi yang konstruktif , control social masyarakat dan membela kepentingan rakyat banyak (umum).

 

Jika idealisme mahasiswa sudah tekontaminasi lupa akan habitatnya sebagai mahasiswa maka peran mahasiswa sebagai Agent Of Social Change, Agent Of  Social Control menjadi samar, bias terlebih – lebih jika mhasiswa itu mengekor pada salah satu parpol yang sedang berkuasa atau memiliki kekuatan.

Bagi mereka “mahasiswa” yang telah masuk dalam system tatanan politik praktis mereka akan berapologi “Berpolitik praktis….? Kenapa tidak !. toch memiliki kesamaan maksud dalam mencapai tujuannya yaitu untuk membawa suatu perubahan untuk kemaslahatan umat / kepentingan bersama, dan juga mahasiswa yang tak berpolitik sama halnya dengan tak berperan.

Virus Fundamental Code Of  Cultur yang merambah pada tubuh mahasiswa yang bersumber dari parpol akan mematikan Independensi Intelektual Power mahasiswa

Under bouw parpol pada organisasi kemasiswaan akan mewarnai corak kampus dengan cirri, karakter, orientsi dan kebijakan parpol yang menjadi induknya.

Hemat penulis bahwa banyak jalan menuju suatu perubahan kerah yang progresif tanpa harus mengekor pada parpol.

Upaya mahasiswa dalam memperjuangkan suatu perubahan, memperjuangkan kaum marjinal atau menggugat ketidakadilan system dapat dilakukan dengan turun kejalan, “Ini terbukti ketika lengsernya pemerintahan Sukarno dan Suharto” atau jika ingin lebih ilmiah dengan berwacana di media masa atau berdialog dalam forum – forum lain.

Terjadinya suatu perubahan harus dimulai dari perubahan individunya sebagai bagian dari masyarakat. Perubhan individu mahsiswa melalui pola pikir sikap dan prilaku yang harus mengutamakan rasional objektif universalitas independent

Mahasiswa itu terlalu berharga untuk masuk ke tatanan parpol yang akhirnya akan dijadikan bahan bakar bagi para politisi

 Mahasiswa tak boleh lebur dalam sebuah system itu. Mahasiswa hanya bagian dari system yang diupaykan oleh suprastruktur untuk memperkuat sistem yang sudah ada.. Maka Sadarlah akan habitatnya sebagai mahasiswa.

 

Kampus tetaplah kampus. kampus seharusnya berada di posisi yang independent dan secara rasional objektif meneliti, mengamati dan memberi alternatif solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat pada semua aspek kehidupan. Jika kampus berada diwilayah tatanan politik praktis secara institusi maka kampus telah luntur tentang independensi dan rasional objektivitas dunia kampus dan akademik dengan demikian dunia demokratis di daerah ini akan ternodai.
Terlepas dari ajang Pilkada yang menerobos tatanan kampus, jauh sebelum itu penulis memang sudah mengalami riskan dengan politik praktis di kampus. Pada ajang pemilu ketua lembaga misalnya, politik praktis banyak dilakukan oleh para kandidat. Mereka menggunakan strategi ini itu untuk sekedar untuk mendapatkan kekuasaan. Nah, apa bedanya ya…? lembaga kemahasiswaan dengan partai

Penulis: Kabid PAO HMI Cab Kuningan. Mahasiswa semester 3 FIKP UNIKU

One thought on “

  1. HEMAT BAHAN BAKAR

    Masyarakat kita seharusnya mengetahui bahwa BBM sekarang mahal, dan subsidi pemerintah sangat besar. Dari subsidi tersebut bisa dialihkan untuk pembangunan infrastuktur. Maka dari itu program penggunaan bahan bakar secara efisien tepat guna harus digalakan dibuat aturan-aturan yang jelas, sejalan dan tidak hanya himbauan.

    Aturan untuk mahasiswa dan pelajar untuk tidak membawa kendaraan bermotor, dan memaksimalkan kendaraan atar jemput memberikan banyak keuntungan:

    1. Bahan bakar bisa dihemat, dan digunakan seperlunya hanya untuk keperluan penting dan pergi bekerja.
    2. Orangtua menjadi lebih aman karena dengan tidak membawa kendaraan bermotor sebagai orang tua tidak terlalu hawatir karena banyaknya angka kejadian kecelakaan bermotor pada usia remaja.
    3. Jalan raya menjadi lebih tertib, karena banyak remaja yang berkendara dijalan raya tidak mengindahkan aturan dan sopan santun di jalan raya.
    4. Pendapatan para sopir angkutan umum (angkutan kota) menjadi lebih baik, yang sekarang ini sangat berkurang akibat banyaknya kendaraan bermotor.
    5. lembaga pendidikan bukan tempat pameran show room saling menunjukan kekayaan pribadi bagi para pelajar atau pun mahasiswa. Tetapi lembaga pendidikan merupakan tempat contoh calon-calon birokrasi, dan teladan bagi masyarakat umum.yang menghasilkan generasi yang pintar , mau bekerja keras dan berpikir kritis. Mungkin dimulai dari peguruan tinggi negeri dulu yang melarang kendaraan bermotor dan kendaraan pribadi masuk kelokasi kampus kecuali sepeda. Kendaraan diparkir di luar kampus dan mereka berjalan kaki masuk ke dalam kampus (ke fakultasnya)
    6. Menjadikan udara yang bersih di dalam kampus
    7. Untuk pelajar Sekolah tingkat pertama dan Tingkat Atas, pihak sekolah tidak menyediakan tempat parkir kendaraan bermotor untuk pelajar kecuali parkir sepeda dan kendaraan para guru.
    8. Para orang tua wali murid juga ikut membantu mengawasi dan mendukung program ini.
    9. Pemerintah Daerah ikut membantu dengan mengeluarkan peratura-peraturan yang terkait dengan program ini
    10. Media dan LSM membantu menerangkan aspek-aspek positif dari program ini

    Demikian berbagai saran untuk membantu kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s