Kurikulum ?

Pengertian pengembangan kurikulum

            Pendidikan adalah sarana utama dalam kehidupan manusia sebagai proses pencerahan tentang bagaimana manusia memerankan tugas kemanusianya sebagai manusia. Pendidikan bukan hanya dipandang sebagai kewajiban saja tetapi sudah menjadi kebutuhan manusia untuk bisa bertahan hidup dan menghidupi kehidupannya. Secara luas pendidikan itu adalah perjalanan hidup dengan masa waktunya dari sejak dilahirkan hingga kematiannya tiba “long life education” dalam ruang lingkup pendidikanya terjadi pada semua lingkungan dengan melalui pengalaman yang terencana maupun tidak terncana untuk menjapai tujuan dari hidupnya. Berbeda dengan pendidikan yang dilakukan dalam proses pembelajaran atau pengajaran yang dilaksanakan secara formal dilingkungan sekolah dengan masa waktu tertentu yang dilakukan oleh pendidik (guru) dan peserta didik (murid) secara terstuktur sistematis dan terbatas pada keahlian tertentu yang menjadi tujuanya. Dalam proses penyelenggaraan pendidikan secara formal maka pendidikan ini harus memiliki perancangang proses yang matang yang memerlukan sebuah panduan dalam penyelengaraanya pendidikan tersebut untuk dijadikan pedoman agar proses pendidikan ini bisa terlaksana sesuai dengan kebutuhan yang menjadi tujuanya. Seorang pendidik dalam melaksanakan pendidikanya selalu berupaya bagaiman cara menyampaikan isi dan bahan pembelajarnya kepada peserta didik dengan proses tertentu dalam mencapai target lulusan yang diharapkan serta mampu memberikan penilainya dari hasil pembelajaran tersebut. Upaya yang dilakukan oleh seorang pendidik itu terdapat dalam kurikulum sehingga kurikulum ini menjadi bagian terpenting atau komponen utama dalam suatu sistem pendidikan.Kurikulum dalam mencapai target lulusan yang diharapkan itu harus bisa didesain untuk dapat meningkatkan fungsi manfaat dan aplikasi serta menghasilkan pengetahuan baru untuk bisa dikembangkan. Sehingga pengembangan kurikulum itu sudah menjadi keniscayaan.Pengembangan kurikulum itu terdiri dari dua istilah yang harus didefinisikan yaitu pengembangan dan kurikulum. Pengembangan menurut pendapat para ahali diantaranya

Menurut Seels & Richey (Alim Sumarno, 2012) pengembangan berarti proses menterjemahkan atau menjabarkan spesifikasi rancangan kedalam bentuk fitur fisik. Pengembangan secara khusus berarti proses menghasilkan bahan-bahan pembelajaran

Menurut Tessmer dan Richey (AlimSumarno, 2012) pengembangan memusatkan perhatiannya tidak hanya pada analisis kebutuhan, tetapi juga isu-isu luas tentang analisis awal-akhir, seperti analisis kontekstual.

Pada hakikatnya pengembangan adalah upaya pendidikan baik formal maupun non formal yang dilaksanakan secara sadar, berencana, terarah, teratur dan bertanggung jawab dalam rangka memperkenalkan, menumbuhkan, membimbing, mengembangkan suatu dasar kepribadian yang seimbang, utuh, selaras, pengetahuan, keterampilan sesuai dengan bakat, keinginan serta kemampuan-kemampuan, sebagai bekal atas prakarsa sendiri untuk menambah, meningkatkan, mengembangkan diri ke arah tercapainya martabat, mutu dan kemampuan manusiawi yang optimal serta pribadi mandiri (Iskandar Wiryokusumo, 2011)

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2002 Pengembangan adalah kegiatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bertujuan memanfaatkan kaidah dan teori ilmu pengetahuan yang telah terbukti kebenarannya untuk meningkatkan fungsi, manfaat, dan aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada, atau menghasilkan teknologi baru.

Sedangkan Andrew F. Sikula (Hasibuan:2000:118) mendefinisikan pengembangan sebagai berikut : “Pengembangan mengacu pada masalah staf dan personel adalah suatu proses pendidikan jangka panjang menggunakan suatu prosedur yang sistematis dan terorganisasi dengan mana manajer belajar pengetahuan konseptual dan teoritis untuk tujuan umum”.

Berdasarkan dari pendapat para ahli di atas bahwa pengembangan itu suatu usaha dalam rangka mendeskrifsikan secara khusus atau memecahkan menjadi bagian bagian dengan analisis kontesktual yang dibutuhkan untuk meningkatkan atau menghasilkan kualitas atau kuantitas yang ditandai dengan adanya perubahan dan keberlangsungan secara perlahan (evolusi dan bertahap).

            Sedangkan untuk pengertian kurikulum diantaranya :

Webster’s Third New International Dictionary menyebutkan kurikulum berasal dari kata curere dalam bahasa latin Currerre yang berarti :

  1. Berlari cepat
  2. Tergesa-gesa
  3. Menjalan Currerre dikatabendakan menjadi Curriculum yang berarti :
    1. Lari cepat, pacuan, balapan berkereta, berkuda, berkaki
    2. Perjalanan, suatu pengalaman tanda berhenti
    3. Lapangan perlombaan, gelanggang, jalan

Menurut Kerr, J. F (1968): Kurikulum adalah semua pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan secara individu ataupun secara kelompok, baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Menurut Inlow (1966): Kurikulum adalah usaha menyeluruh yang dirancang oleh pihak sekolah untuk membimbing murid memperoleh hasil pembelajaran yang sudah ditentukan.

Menurut Neagley dan Evans (1967): kurikulum adalah semua pengalaman yang dirancang dan dikemukakan oleh pihak sekolah.

Menurut Beauchamp (1968): Kurikulum adalah dokumen tertulis yang mengandung isi mata pelajaran yang diajar kepada peserta didik melalui berbagai mata pelajaran, pilihan disiplin ilmu, rumusan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Good V. Carter (1973): Kurikulum adalah kumpulan kursus ataupun urutan pelajaran yang sistematik.

Menurut UU No. 20 Tahun 2003: Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

Wina Sanjaya (2009, hal. 4) menyebutkan, bahwa setidaknya ada tiga dimensi dalam pengertian tentang kurikulum.Pertama, kurikulum diartikan sebagai mata pelajaran; kedua, kurikulum diartikan sebagai pengalaman belajar; dan ketiga, kurikulum diartikan sebagai perencanaan program pembelajaran.

Robert M. Hutchins dalam Wina Sanjaya (2009). Robert berpendapat bahwa “The curriculum should include grammar, reading, thetoric and logic, and mathematic, and addition at the secondary level introduce the great books of the western world”.

Menurut Hilda Taba adalah: “ a curriculum is a plan for learning, therefore what is know about the learning process and the development of individual has bearing on the shaping of the curriculum”. kurikulum adalah suatu rencana belajar, oleh karena itu, konsep-konsep tentang belajar dan perkembangan individu dapat mewarnai bentuk-bentuk kurikulum

Menurut Hamid Hasan ( 1988 ) : merumuskan kurikulum itu dapat ditinjau dari empat dimensi yaitu

  1. Kurikulum sebagai suatu ide
  2. Kurikulum sebahai Recana tertulis, sebagai perwujudan dari kurikulum sebagai ide
  3. Kurikulum sebagai suatu kegiatan, yang merupakan pelaksanaan dari kurikulum sebagai suatu rencana tertulis
  4. Kurikulum sebagai suatu hasil yang merupakan konsekwensi dari kurikulum sebagai suatu kegiatan.

Dari beberapa uraian diatas tentang kurikulum yang memang cukup banyak yang mendefinisikannya. Bahwa kurikulum pada dasarnya adalah komponen terpenting dalam penyelengaraan pendidikan khususnya secara formal yang didalamnya terdapat tujuan pendidikan yang hendak dicapai dan bagaimana prosesisi terjadinya pendidikan itu, serta hasilnya seperti apa untuk kemudian dievaluasi.

Jadi pengembangan kurikulum menurut hemat saya adalah suatu alat atau rencana terstruktur dan sistematis dalam pembelajaran atau pendidikan yang didalamnya terdapat tujuan pendidikan yang hendak dicapai dan bagaimana prosesisi terjadinya pendidikan itu, serta hasilnya seperti apa untuk kemudian dievaluasi dalam rangka untuk ditingkatkan atau menghasilkan kualitas atau kuantitas yang ditandai dengan adanya perubahan yang baru dan berkelangsungan secara bertahap (evolusi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s